Lazismu Jateng Serahkan Website Resmi untuk 5 Daerah, Perkuat Transparansi dan Digitalisasi Zakat

Penyerahan website Lazismu Jawa Tengah kepada Lazismu daerah untuk penguatan transparansi ZIS
Lazismu Jawa Tengah menyerahkan website kepada Lazismu daerah sebagai upaya memperkuat transparansi dan layanan digital zakat.

SEMARANG — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam modernisasi pengelolaan dana filantropi Islam. Pada Kamis (30/4/2026), Lazismu Jawa Tengah resmi menggelar kegiatan pelatihan sekaligus penyerahan website daerah kepada lima kantor layanan tingkat kabupaten dan kota. Acara yang diselenggarakan di Ruang Meeting Lazismu Jawa Tengah, Kota Semarang ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi penghimpunan dana umat melalui ekosistem digital.

Baca juga : Lazismu Jateng Perkuat Akuntabilitas dan Zakat Produktif bersama MPKU RS Muhammadiyah Aisyiyah

Adapun kelima perwakilan daerah yang menerima fasilitas tersebut meliputi utusan dari Lazismu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Purbalingga. Fasilitasi ini secara khusus menyasar daerah-daerah yang sebelumnya belum memiliki situs web resmi guna menunjang operasional, profil lembaga, dan kampanye sosial mereka.

Lazismu Jawa Tengah Serahkan Website Crowdfunding Zakat untuk 5 Daerah guna Tingkatkan Transparansi

Kegiatan yang berlangsung secara intensif mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut tidak sebatas pada prosesi penyerahan secara simbolis. Rangkaian acara langsung dilanjutkan dengan sesi praktik komprehensif yang dipandu oleh tim media internal Lazismu Jawa Tengah. Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan keterampilan teknis agar mereka mampu mengelola dan memaksimalkan website crowdfunding zakat secara mandiri menggunakan Sumber Daya Manusia (SDM) internal dari masing-masing daerah.

Manager Area Lazismu Jawa Tengah, Suprapto, S.H., M.M., dalam arahannya menyampaikan bahwa website resmi merupakan media kanal penting yang mendukung Lazismu dalam mengembangkan gerakan zakat secara lebih luas. Menurutnya, website juga menjadi sarana penyampaian laporan pertanggungjawaban sebagai upaya transparansi pengelolaan ZIS, serta memberi kemudahan bagi muzaki untuk mendapatkan informasi program dan berdonasi.

“Website resmi menjadi kanal penting bagi Lazismu untuk mensyiarkan gerakan zakat secara lebih luas, menyampaikan LPJ sebagai bentuk transparansi pengelolaan ZIS, serta memudahkan muzaki mendapatkan informasi program dan berdonasi,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, Lazismu Jawa Tengah terus memberikan dukungan kepada daerah agar website dapat diisi secara lengkap dan aktif. Konten yang perlu diperkuat meliputi profil lembaga, laporan, berita program, layanan donasi, serta dokumentasi kerja sama dengan PCM maupun amal usaha Muhammadiyah.

Lazismu Jawa Tengah Serahkan Website Crowdfunding Zakat untuk 5 Daerah guna Tingkatkan Transparansi

Sementara itu, Manager Operasional Lazismu Jawa Tengah, Kukus Tri Wijianto, menekankan pentingnya kemampuan teknologi bagi pengelola Lazismu daerah. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut lembaga zakat untuk terus beradaptasi dalam pengelolaan informasi dan layanan publik.

“Pengelola Lazismu harus melek teknologi. Saat ini, banyak kebutuhan kelembagaan yang berbasis digital. Website dapat menjadi narahubung sekaligus arsip lembaga yang tertata dan mudah diakses,” jelas Kukus.

Ia juga menyampaikan bahwa website juga termasuk kebutuhan audit syariah, semakin mendorong Lazismu daerah untuk melengkapi informasi di website. Dengan demikian, website dapat membantu pengelolaan data, dokumentasi, dan pelaporan lembaga secara lebih baik.

Kepala Divisi Media Lazismu Jawa Tengah, Rizqi Jabbar Kurniawan, turut menyampaikan bahwa website dapat memperkuat publikasi Lazismu se-Jawa Tengah. Menurutnya, setiap website daerah perlu menjadi rumah online yang memuat informasi lengkap mengenai kantor, program, laporan, dan aktivitas kelembagaan.

“Dengan website, publikasi Lazismu se-Jawa Tengah bisa lebih masif. Website menjadi rumah online yang memuat informasi kantor dan program secara lengkap, sehingga masyarakat dapat melihat transparansi Lazismu secara umum,” ungkap Jabbar.

Ia menambahkan, setelah pelatihan ini, Lazismu daerah diharapkan semakin aktif memperbanyak literasi, artikel berita, laporan program, dan berbagai informasi yang ditautkan melalui website. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sistem digital Lazismu Jawa Tengah.

Melalui kegiatan ini, Lazismu Jawa Tengah berharap seluruh daerah semakin siap mengelola website secara mandiri, transparan, dan profesional. Penguatan website daerah menjadi bagian dari ikhtiar Lazismu dalam menghadirkan layanan zakat yang akuntabel, mudah diakses, serta mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

editor: JB