SEMARANG – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Tengah resmi menerima kedatangan perwakilan Lazismu Daerah Kudus. Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka pembukaan program pelatihan fundraising Lazismu serta magang kerja. Acara penyambutan dan pembukaan ini berlangsung di Ruang Meeting Kantor Lazismu Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Senin (13/7/2026).
Program peningkatan kapasitas kelembagaan ini terlaksana atas inisiatif dan pengajuan mandiri dari pihak Lazismu Kudus guna memperkuat strategi penghimpunan dana ZISWAF. Langkah proaktif tersebut mendapat respons positif dari jajaran manajemen Lazismu Wilayah Jawa Tengah yang berkomitmen penuh mendukung standardisasi kompetensi para amil zakat di tingkat daerah.

Manajer Marketing Lazismu Jawa Tengah, Samsudin, S.Sos., M.M., bersama Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Divisi (Kadiv) Fundraising, Rizky Arif Prasetyo, S.Ak., menyambut hangat kedatangan rombongan. Dalam sambutannya, Samsudin mengapresiasi etos kerja dan semangat belajar yang ditunjukkan oleh Lazismu Kudus untuk mengoptimalkan potensi filantropi Islam.
“Kami sangat mengapresiasi langkah progresif Lazismu Kudus yang secara aktif mengajukan permohonan magang ini. Selama satu pekan ke depan, kami akan membagikan formula, strategi taktis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem penghimpunan dana,” ujar Samsudin di hadapan para peserta.
Samsudin juga menambahkan bahwa kolaborasi antardaerah seperti ini sangat krusial demi mewujudkan tata kelola lembaga zakat yang modern dan akuntabel. Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan para peserta mampu mengadopsi sistem kerja operasional yang efektif untuk segera diterapkan di daerah asal mereka.
Pada kesempatan yang sama, Rizky Arif Prasetyo menjelaskan bahwa materi pelatihan fundraising Lazismu ini dirancang secara komprehensif. Pihaknya memaparkan bahwa kurikulum magang tidak hanya berfokus pada teori komunikasi persuasif, melainkan juga melibatkan praktik langsung di lapangan serta manajemen basis data donatur.

Agenda pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan formal dari pihak Lazismu Kudus. Delegasi yang hadir dipimpin langsung oleh Manajer Lazismu Kudus beserta dua orang staf pelaksana yang akan mengikuti pelatihan. Mereka memperkenalkan diri sekaligus memaparkan jabatan serta tanggung jawab struktural yang diemban di kantor daerah.
Manajer Lazismu Kudus menyatakan bahwa keikutsertaan staf mereka bertujuan untuk menyelaraskan metode kerja dengan standar wilayah. Pihaknya berharap bimbingan teknis selama satu minggu penuh ini dapat membawa dampak signifikan terhadap performa penghimpunan dana sosial kemanusiaan. Program magang ini dijadwalkan berlangsung interaktif hingga sepekan ke depan dengan supervisi ketat dari staf ahli Lazismu Jawa Tengah.












Tinggalkan Komentar