BOYOLALI — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) terus menggencarkan edukasi inovasi kurban melalui program Qurban RendangMu. Kali ini, kegiatan bertajuk Safari Qurban RendangMu hadir menyapa jamaah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyudono, Kabupaten Boyolali, dengan rangkaian acara yang sarat akan nilai spiritual dan kemanusiaan.
Baca juga : Qurban Lebih Luas Manfaat, Lazismu Jateng Gelar Safari RendangMu di Grobogan
Acara yang dipusatkan di masjid setempat ini dihadiri oleh sekitar 200 jamaah. Suasana khidmat sudah terasa sejak awal acara, di mana rangkaian kegiatan dibuka dengan sesi siraman rohani. Tampil sebagai pembicara pertama adalah Bapak Jindar, yang memberikan tausiyah mendalam mengenai keutamaan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam paparannya, Bapak Jindar menekankan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman utama bagi umat Islam, terutama dalam beribadah dan ber-muamalah. “Membaca Al-Qur’an bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan sarana untuk meraih keberkahan hidup. Setiap huruf yang kita baca mengandung kebaikan yang akan menuntun kita dalam menjalankan perintah-Nya, termasuk dalam menunaikan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan,” tutur Bapak Jindar di depan ratusan jamaah yang menyimak dengan saksama.
Landasan spiritual tersebut menjadi pembuka yang kuat sebelum memasuki sosialisasi program teknis. Manajer Area Lazismu Jawa Tengah, Suprapto, selaku pemateri kedua, kemudian memaparkan secara detail mengenai keunggulan program Qurban RendangMu. Ia menjelaskan bahwa inovasi mengemas daging kurban ke dalam kaleng berbentuk rendang adalah jawaban atas tantangan distribusi kurban di era modern.
Suprapto menegaskan bahwa program Qurban RendangMu sangat efektif untuk mendukung ketahanan pangan umat. “Daging kurban yang diolah menjadi rendang kalengan ini lebih higienis, praktis, dan memiliki daya simpan yang lama. Hal ini memungkinkan Lazismu untuk mengirimkan manfaat kurban hingga ke pelosok negeri, wilayah rawan gizi, bahkan ke lokasi bencana yang sulit dijangkau daging segar,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali, Bapak Ali, serta Manajer Lazismu Boyolali, Bapak Arifin. Kehadiran para pimpinan ini mempertegas dukungan terhadap program kurban berkemajuan tersebut.
Kepedulian jamaah PCM Banyudono pun terwujud secara nyata. Di akhir acara, panitia berhasil menghimpun dana infak sebesar Rp1.400.000 yang akan dikelola untuk kepentingan umat. Selain itu, Manajer Lazismu Boyolali, Arifin, membawa kabar baik mengenai kepercayaan lembaga eksternal terhadap kredibilitas Lazismu.
“Alhamdulillah, selain antusiasme jamaah yang luar biasa hari ini, kami juga mendapatkan informasi bahwa salah satu KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) bermaksud menyalurkan Dam jamaahnya melalui Lazismu Boyolali,” ungkap Arifin dengan penuh rasa syukur.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PDM Boyolali, Bapak Ali, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Lazismu dan jamaah di tingkat cabang. Ia berharap kepercayaan dari masyarakat dan pihak KBIH dapat terus dijaga melalui profesionalisme pengelolaan dana dan pendistribusian yang transparan. Melalui Safari Qurban RendangMu ini, Lazismu Boyolali optimis dapat meluaskan kebermanfaatan kurban bagi mereka yang paling membutuhkan.














Tinggalkan Komentar