Lazismu dan MDMC Jateng Gelar Paparan Kemanusiaan Penanganan Bencana Sumatra

Paparan kemanusiaan Lazismu dan MDMC Jawa Tengah untuk Bencana Sumatra

SEMARANG – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu Jawa Tengah menggelar paparan kemanusiaan untuk melaporkan keberhasilan intervensi tujuh sektor prioritas dalam merespons Bencana Sumatra di Aceh dan Tapanuli. Laporan akuntabilitas ini disampaikan secara transparan dalam agenda Learning Event yang berlangsung di Balai Diklat Pemerintah Semarang, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga : PWM Jateng melalui Lazismu dan MDMC Bantu 15 Ekor Sapi ke Aceh Tamiang

Selama masa pemulihan pasca bencana, sinergi antara kedua lembaga ini tidak sekadar mendistribusikan bantuan logistik. Sebaliknya, mereka berkolaborasi erat menerapkan intervensi menyeluruh untuk membangkitkan kembali wilayah terdampak secara berkelanjutan. Konsekuensinya, dana dari para donatur disalurkan secara langsung melalui tujuh layanan utama bagi para penyintas. Layanan krusial tersebut meliputi aspek kesehatan, akses air bersih (WASH), logistik, pendampingan psikososial, dan pendidikan. Selain itu, para relawan juga berfokus penuh pada revitalisasi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta pembangunan hunian sementara.

Paparan kemanusiaan Lazismu dan MDMC Jawa Tengah untuk Bencana Sumatra

Kolaborasi Kuat Eksekutor dan Penghimpun Dana

Keberhasilan aksi kemanusiaan di Aceh dan Tapanuli ini tentu bertumpu pada sinergi kelembagaan yang matang antara penghimpun dana dan eksekutor lapangan. Melalui kerja sama ini, kolaborasi yang solid memastikan setiap dana titipan masyarakat dieksekusi menjadi program yang tepat sasaran. Fathul Faruq dari MDMC Jawa Tengah menegaskan arti penting hubungan struktural tersebut di hadapan para pengurus Lazismu dan MDMC se-Jawa Tengah. “Ini adalah kolaborasi terbaik MDMC dengan Lazismu,” ujar Fathul.

Oleh karena itu, transparansi pelaporan program menjadi langkah yang sangat krusial bagi kepercayaan publik. Perwakilan Lazismu Pusat, Barry, mengapresiasi laporan evaluasi bersama yang disusun secara mendalam oleh tim lapangan. Bahkan, ia menilai standar akuntabilitas kedua lembaga terlihat sangat memuaskan dan profesional. “Saya senang melihat pelaporan komandan lapangan MDMC. Standar menilai respons kemanusiaan berjalan baik,” ujar Barry.

qurban

Dedikasi Relawan di Medan Bencana

Selanjutnya, keberhasilan program pemulihan sangat bergantung pada kegigihan para relawan yang didukung penuh oleh kelancaran logistik dari Lazismu. Faktanya, mereka terus bekerja tanpa lelah melayani warga di tengah berbagai keterbatasan infrastruktur wilayah. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Ibnu Naser Arrohimi, secara khusus menyoroti militansi para pahlawan kemanusiaan dalam misi kali ini.

“Orang-orang yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini adalah orang-orang pilihan yang menegakkan amar makruf nahi mungkar pada situasi yang tidak biasa,” ujar Ibnu Naser. Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah mengharumkan nama besar organisasi melalui aksi nyata. Pada akhirnya, soliditas kelembagaan dan pengorbanan para relawan menjadi bukti sahih komitmen kepedulian sosial Muhammadiyah bagi para penyintas bencana.

Paparan kemanusiaan Lazismu dan MDMC Jawa Tengah untuk Bencana Sumatra