KENDARI – Membuka lembaran awal tahun 2026, Lazismu Wilayah Jawa Tengah terus memperluas jangkauan silaturahmi dan konsolidasi organisasi. Tidak hanya berfokus pada penguatan internal di Pulau Jawa, Lazismu Jawa Tengah kini melintasi pulau untuk membangun sinergi antarwilayah dengan sesama penggerak filantropi di Sulawesi Tenggara.
Pada Rabu (7/1/2026), delegasi Lazismu Jawa Tengah yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Ir. Akhmad Zaeni dan Manajer Operasional Samsudin melakukan kunjungan muhibah ke Kota Kendari untuk menjalankan amanah Lazismu Pusat yaitu pendampingan Wilayah lain. Salah satu agenda dalam rangakaian lawatan ini adalah bersilaturahmi ke Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari dan Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara.
Baca juga : Keren, Lazismu Jateng Kembali Dinobatkan Sebagai Lazismu Terbaik Nasional
Dalam kunjungan tersebut, Lazismu Jawa Tengah tidak berjalan sendiri. Mereka membersamai jajaran Lazismu Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk bersama-sama menemui para pimpinan amal usaha dan pimpinan persyarikatan setempat. Kehadiran rombongan gabungan ini disambut hangat oleh civitas akademika UM Kendari dan jajaran pimpinan PWM Sultra.
Wakil Sekretaris Lazismu Jawa Tengah, Ir. Akhmad Zaeni, menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki makna strategis dalam kerangka penguatan kelembagaan. Menurutnya, pertemuan tatap muka antar-amil dan pimpinan persyarikatan lintas wilayah sangat diperlukan untuk menyamakan frekuensi gerakan.
“Kunjungan ini adalah wujud nyata dari semangat ‘Satu Muhammadiyah’. Kami hadir di sini membersamai rekan-rekan Lazismu Sultra bukan untuk menggurui, melainkan untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. Sinergi antarwilayah seperti ini sangat krusial agar Lazismu di Jawa maupun di luar Jawa bisa tumbuh beriringan dengan standar kualitas yang sama,” ujar Akhmad Zaeni di sela-sela pertemuan di Gedung FEBI UM Kendari, Sultra.
Sementara itu, Manajer Operasional Lazismu Jawa Tengah, Samsudin, menambahkan bahwa potensi filantropi di Sultra sangatlah besar, oleh karenanya diperlukan sinergi dari berbagai pihak agar pengelolaan ZISKA di Lazismu Sultra dapat berjalan dengan baik.

Dalam diskusinya dengan pihak kampus dan PWM Samsudin menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Lazismu dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sektor pendidikan salah satunya adalah perguruan tinggi seperti UM Kendari.
Samsudin mengungkapkan bahwa pengelolaan Kantor Layanan (KL) Lazismu di perguruan tinggi memerlukan strategi khusus yang integratif. Ia berharap pola-pola yang sudah diterapkan di Jawa Tengah bisa didiskusikan dan diadaptasi sesuai kearifan lokal di Kendari, begitu pula sebaliknya.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan diskusi mendalam mengenai tantangan dakwah zakat di era modern serta strategi penghimpunan dan pendayagunaan yang efektif. Pihak PWM Sulawesi Tenggara dan UM Kendari mengapresiasi inisiatif Lazismu Jawa Tengah yang bersedia menempuh perjalanan jauh untuk merawat tali persaudaraan ini.
Diharapkan, momentum silaturahmi di awal tahun 2026 ini menjadi pemantik semangat baru bagi Lazismu Sulawesi Tenggara untuk semakin progresif, serta memperkokoh posisi Lazismu secara nasional sebagai lembaga amil zakat yang terpercaya dan profesional.












Butuh Bantuan?
Jika Anda memiliki pertanyaan seputar Zakat, Infaq, Sedekah dan Fidyah silahkan Hubungi Kami!