KEDUNGJATI TIMUR — Kantor Layanan (KL) Lazismu Kedungjati Timur melaksanakan kegiatan Pentasharufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Komplek Masjid Al Furqon Kedungjati. Kegiatan tersebut menjadi wujud tanggung jawab atas penghimpunan dana ZIS dari masyarakat yang kemudian disalurkan kembali kepada warga yang berhak menerima.
Total dana yang ditasharufkan dalam kegiatan ini mencapai Rp41.025.400. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok, antara lain beras, susu, dan sejumlah bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Sebagian besar warga berprofesi sebagai petani, sehingga zakat yang dihimpun didominasi oleh zakat pertanian.
Kepala KL Lazismu Kedungjati Timur, Salipin, menyampaikan bahwa kegiatan pentasharufan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga amanah para muzakki. Menurutnya, dana yang telah dihimpun dari warga harus dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat sasaran.

Baca juga : Lazismu Jateng Gelar Rakorsus KL untuk pertama Kalinya
“Pentasharufan ini merupakan langkah awal kami dalam menyambut bulan Ramadhan sekaligus bentuk penunaian amanah kepada masyarakat yang telah mempercayakan zakatnya kepada Lazismu,” ujar Salipin dalam sambutannya.
Para penerima manfaat sebelumnya telah melalui proses verifikasi ketat yang dilakukan oleh KL Lazismu Kedungjati Timur, sehingga meminimalisir potensi kesalahan dalam distribusi bantuan.
Dalam kesempatan yang sama, Salipin juga menyampaikan harapannya kepada para penerima manfaat. “Kami berharap dan berdoa agar para penerima manfaat pada tahun ini, insyaallah, di tahun-tahun mendatang dapat bertransformasi menjadi pemberi manfaat,” katanya.
Kegiatan pentasharufan berlangsung tertib dan khidmat. Para penerima manfaat hadir secara bergiliran untuk menerima bantuan sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan. Amil Lazismu memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar, mulai dari registrasi hingga penyerahan bantuan.

Salah seorang penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terlebih menjelang Ramadhan.
Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, zakat pertanian menjadi potensi utama dalam penghimpunan ZIS di Kedungjati Timur. Penyaluran kembali zakat kepada warga setempat memperkuat siklus kebermanfaatan yang bersumber dari masyarakat dan kembali kepada masyarakat.
Dengan tersalurkannya dana sebesar Rp41.025.400 kepada warga yang membutuhkan, KL Lazismu Kedungjati Timur berharap keberkahan dan manfaat dapat dirasakan secara luas. Momentum ini sekaligus menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menyongsong bulan Ramadhan dengan kepedulian dan solidaritas yang lebih kokoh.











Tinggalkan Komentar