Muhammadiyah Salurkan Bantuan Rp210 Juta untuk Program Save Our School di SMP Muhammadiyah Kaliangkrik

Penyerahan bantuan Save Our School Lazismu Jateng untuk SMP Muhammadiyah Kaliangkrik

MAGELANG (lazismujateng.org) – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Tengah kembali menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan yang terdampak bencana. Melalui program Save Our School, Lazismu Jawa Tengah bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menyalurkan bantuan dana pemulihan untuk SMP Muhammadiyah Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, yang mengalami kerusakan akibat bencana tanah longsor.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung di lokasi sekolah pada hari Jumat, 23 Januari 2025. Sinergi lintas majelis dan lembaga terlihat jelas dalam kegiatan ini. Turut hadir dalam rombongan antara lain Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag., Ketua Lazismu Jawa Tengah Dwi Swasana Ramadhan, S.E., M.SEI., Ak., CTA, ACPA., serta perwakilan dari MDMC Jawa Tengah yang diwakili oleh Huda Khaerun Nahar. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang KH. Muhammad Nasirudin, M.A., Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Magelang Imron, Majelis Dikdasmen Daerah Muh Rofii, perwakilan PCM Ahmad Sarwo Edi, serta Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Kaliangkrik, Sodiq, beserta jajaran guru dan komite sekolah.

Baca juga : Korban Bencana Banjarnegara Terima Bantuan MDMC

Total bantuan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut mencapai Rp210 juta. Nominal tersebut merupakan wujud kolaborasi pendanaan yang terdiri dari dukungan Lazismu Jawa Tengah sebesar Rp150 juta, Majelis Dikdasmen PWM Jawa Tengah sebesar Rp25 juta, serta Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Magelang sebesar Rp35 juta. Dana ini dialokasikan khusus untuk memulihkan infrastruktur sekolah yang rusak agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali berjalan normal dan aman bagi para siswa.

pentasyarufan program save our school

Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam atas musibah longsor yang menimpa sekolah ini. Ia menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam persyarikatan untuk membantu sesama. Ia juga mengapresiasi peran Lazismu sebagai ujung tombak penghimpunan dana umat.

“Semua donasi kita kumpulkan di Lazismu. Jadi jangan segan-segan untuk bersedekah, karena dari sedekah itu kita bisa membantu saudara kita yang terkena bencana seperti ini. Kita selalu sigap untuk membantu, bila sekarang bencana maka sekarang juga kami bantu,” tegas Kiai Tafsir di hadapan para hadirin.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Lazismu Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, turut menyampaikan keprihatinannya. Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Mas Rama ini berharap agar stimulus bantuan program Save Our School ini dapat mempercepat proses renovasi fisik bangunan. Ia menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik agar proses pendidikan tidak terhenti terlalu lama akibat bencana.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Magelang, KH. Muhammad Nasirudin, M.A., menyambut baik bantuan yang diberikan. Ia menilai bantuan ini bukan sekadar nominal uang, melainkan bukti ikatan persaudaraan yang kuat di tubuh Muhammadiyah.

“Bismillah, kita terima itu. Alhamdulillah, simpati dari PWM dan Lazismu untuk Save Our School ini menjadi penanda kita tidak pernah berhenti dan selalu berusaha. Terima kasih atas kehadirannya dan bantuannya, InsyaAllah ini menjadi ikhtiar kita bersama,” ungkap Nasirudin dengan penuh rasa syukur.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan SMP Muhammadiyah Kaliangkrik dapat segera bangkit. Kolaborasi antara Lazismu, MDMC, dan Majelis Dikdasmen ini membuktikan bahwa semangat Ta’awun (tolong-menolong) terus menjadi napas pergerakan Muhammadiyah, khususnya dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak bangsa di tengah ujian bencana.