Tinjau Lokasi Bencana Tanah Longsor di Cilacap, Lazismu Jateng Salurkan Bantuan School Kit dan Hygiene Kit

melihat langsung tempat kejadian tanah longsor cilacap

CILACAP – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan kembali memicu terjadinya fenomena alam yang berdampak pada pemukiman warga. Merespons kejadian bencana tanah longsor yang melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Wilayah Jawa Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Jumat (28/11/2025).

Aksi tanggap darurat ini merupakan hasil sinergi antara Lazismu Jawa Tengah, Lazismu Daerah Cilacap, Kantor Layanan Lazismu Majenang, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Majenang. Rombongan tim Lazismu Jawa Tengah tiba langsung di lokasi Pos Layanan (Posyan) Muhammadiyah Kebencanaan yang didirikan di Majenang untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Baca juga : Respons Cepat Bencana, Lazismu Jawa Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Tanah Longsor Pandanarum Banjarnegara

Sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, antusiasme warga terdampak sudah terlihat. Mereka berkumpul dengan tertib di musala setempat, menantikan kehadiran tim relawan Muhammadiyah. Wajah-wajah penuh harap tampak menyambut kedatangan rombongan yang membawa amanah dari para donatur. Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pihak PCM Majenang, perwakilan Lazismu Majenang, serta Lazismu Jawa Tengah, yang dilanjutkan dengan seremonial penyerahan bantuan.

Penyerahan bantuan Lazismu kepada korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying Cilacap

Dalam respons kali ini, Lazismu menyalurkan paket bantuan spesifik berupa School Kit (perangkat alat sekolah) untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak, serta Hygiene Kit (paket kebersihan diri) untuk menjaga kesehatan warga di pengungsian maupun di rumah terdampak. Usai penyerahan bantuan, tim Lazismu dan MDMC menyusuri area terdampak untuk melihat langsung sisa material dan dampak kerusakan akibat bencana tanah longsor tersebut.

Wakil Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Ir. Akhmad Zaeni, dalam tinjauannya menegaskan pentingnya alur koordinasi dalam penanggulangan bencana di tubuh persyarikatan. Ia menekankan bahwa Lazismu berperan sebagai pendukung (support system) bagi MDMC yang bergerak di ranah teknis.

“Untuk langkah atau instruksi teknis penanganan selanjutnya, MDMC daerah harus mengikuti arahan komando dari MDMC wilayah agar satu gerakan. Dari kami, Lazismu Jawa Tengah, berkomitmen untuk terus mensupport program-program MDMC melalui penggalangan dana dan penyediaan logistik yang dibutuhkan,” ujar Akhmad Zaeni di lokasi kejadian.

Sementara itu, Manajer Wilayah Lazismu Jawa Tengah, Suprapto, S.H., M.M., menyoroti aspek ekologis yang menjadi akar permasalahan. Menurutnya, kejadian bencana tanah longsor ini menjadi peringatan keras akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Ia menduga adanya faktor deforestasi atau penebangan pohon yang masif turut berkontribusi pada labilnya struktur tanah di wilayah Cibeunying.

“Kemungkinan terjadinya bencana ini salah satunya adalah masalah penebangan pohon yang banyak hingga menyebabkan kegundulan hutan atau lahan. Kita harus memikirkan agenda jangka panjang ke depan. Misalnya, menggalakkan program penanaman pohon dengan jenis tanaman yang memiliki akar kuat, sehingga bisa menjadi pondasi alami bagi tanah tersebut agar tidak mudah longsor,” tegas Suprapto memberikan analisisnya.

lazismu jateng ke tkp tanah longsor cilacap

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Majenang selaku tuan rumah. Pihaknya mengapresiasi gerak cepat Lazismu wilayah dan daerah yang turun tangan membantu warganya.

“Kami sebagai tuan rumah mendukung penuh bantuan kemanusiaan seperti ini. Sinergi ini membuktikan bahwa Muhammadiyah selalu hadir untuk umat,” ungkap perwakilan PCM Majenang.

Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan penting mengenai peran teknologi dalam aksi kemanusiaan. Ia berpesan kepada seluruh kader dan relawan untuk selalu menyebarkan dan meningkatkan syiar kebaikan, terutama melalui media digital. Hal ini dinilai penting agar informasi mengenai kondisi korban bencana tanah longsor dan transparansi bantuan dapat diketahui masyarakat luas, sekaligus menginspirasi pihak lain untuk turut membantu.

Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan medan yang cukup menantang. Tim Lazismu berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban psikologis dan materiil warga Desa Cibeunying, sembari menunggu langkah pemulihan lingkungan jangka panjang yang dicanangkan