SEMARANG — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Jawa Tengah kembali menyelenggarakan tahapan rekrutmen pegawai baru. Pada Kamis (14/5/2026), Lazismu Jateng secara resmi menggelar seleksi tahap kedua bagi ratusan Calon Amil Lazismu Jateng yang bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahapan seleksi administrasi berkas yang telah dilaksanakan pada dua pekan sebelumnya.
Pelaksanaan seleksi tahap kedua ini difokuskan pada pengujian secara mendalam terkait tes kompetensi dan tes kebugaran fisik para peserta. Tujuan utama dari penjaringan ini adalah untuk mendapatkan staf eksekutif atau amil yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni, tetapi juga ditunjang oleh kebugaran jasmani yang prima guna menyukseskan tugas-tugas kemanusiaan. Mengingat tingginya antusiasme pendaftar, panitia membagi pelaksanaan tes tahap ini menjadi dua gelombang. Gelombang pertama yang diundang pada hari ini diikuti oleh 417 peserta, sementara gelombang kedua akan dilangsungkan pada esok hari, Jumat (15/5/2026), dengan jumlah peserta mencapai 461 orang.

Rangkaian acara seleksi bagi para Calon Amil Lazismu Jateng ini dirancang secara komprehensif untuk mengukur berbagai aspek fundamental. Proses penilaian dimulai dengan tes kompetensi dasar yang mencakup pemahaman tentang fikih dasar serta wawasan Kelembagaan. Penguasaan dua pilar ini dinilai sangat esensial bagi setiap staf yang akan bernaung di bawah persyarikatan. Setelah tes tertulis usai, para kandidat dihadapkan pada tes psikotes untuk menilai karakter, kepribadian, serta kesiapan mental mereka. Pada sesi penutup, peserta wajib mengikuti serangkaian tes kebugaran fisik untuk memastikan ketahanan tubuh mereka saat bertugas di lapangan.
Manajer Area Lazismu Jateng, Suprapto, S.H., M.M., memantau langsung jalannya proses ujian tersebut. Ia menyampaikan bahwa rangkaian tes yang berlapis ini merupakan bentuk komitmen lembaga terhadap prinsip tata kelola yang baik. Secara tidak langsung, Suprapto menegaskan bahwa Lazismu Jateng selalu berupaya menjaga integritas serta menjalankan amanah pimpinan dengan menerapkan standar rekrutmen yang profesional dan tanpa intervensi.
“Upaya ini kami lakukan dalam upaya transparansi, sehingga dalam pelaksanaan semua pihak bisa melihat bahwasanya Lazismu Jateng amanah dari pimpinan, melakukan seleksi secara terbuka dan transparan,” ungkap Suprapto saat ditemui di lokasi seleksi.

Melalui proses penjaringan yang ketat ini, ia juga berharap lembaga dapat menemukan talenta-talenta baru yang siap bekerja keras. “Sehingga bisa menjaring anak-anak muda yang betul-betul memiliki minat dan bakat untuk bisa mengabdi di Lazismu Jawa Tengah,” pungkasnya.
Dengan adanya sistem yang terstruktur ini, Lazismu Jateng optimistis dapat melahirkan generasi amil yang inovatif, berdedikasi tinggi, serta tanggap terhadap berbagai problematika sosial. Hasil akhir kelulusan Calon Amil Lazismu Jateng nantinya akan diumumkan lebih lanjut melalui email peserta dan sosial media lazismu jateng













Tinggalkan Komentar