Muhammadiyah Jateng Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan

muhammadiyah jateng salurkan bantuan

Sragen — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bersama Lazismu Jawa Tengah menyalurkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, pada Ahad (26/7/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah ambruknya atap ruang kelas yang terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung beberapa waktu lalu dan mengakibatkan sejumlah siswa mengalami luka.

Baca juga : Muhammadiyah Jateng Salurkan Dana Rp126 Juta untuk SMPM 3 Paguyangan

Penyaluran bantuan dilaksanakan di halaman MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan yang beralamat di Jalan Raya Timur Km 8/44, Buluboto, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kajian bersama yang disampaikan oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag., Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah Dwi Swasana Ramadhan, S.E., M.SEI., Ak., CTA., ACPA., Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah M. Amir Anshori, S.M., M.M., Manager Marketing Lazismu Jawa Tengah Samsudin, Ketua PDM Sragen Ali Rosyidi, Ketua PCM Sambungmacan Agus Anwar, serta jajaran Muhammadiyah setempat.

Ketua PCM Sambungmacan, Agus Anwar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang telah membantu pemulihan MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan. Ia mengungkapkan bahwa setelah musibah terjadi, banyak pihak memberikan perhatian sehingga proses pembangunan kembali dapat berjalan dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan yang terkena musibah runtuhnya ruang kelas. Selain bantuan dari Lazismu Jawa Tengah, kami juga memperoleh bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp200 juta dan dana revitalisasi sebesar Rp1,68 miliar untuk pengembangan pendidikan. Harapan kami, tempat ini dapat berkembang menjadi sentra pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Sragen, Ali Rosyidi, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya PWM Jawa Tengah dan Lazismu Jawa Tengah di tengah proses pemulihan sekolah. Menurutnya, musibah yang terjadi justru menjadi awal munculnya perhatian dan dukungan dari banyak pihak.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kedatangan Bapak Kyai Tafsir beserta jajaran Lazismu Jawa Tengah. Setelah terkena musibah atap ambruk, ternyata Allah menghadirkan begitu banyak perhatian. Sebagaimana sabda Rasulullah, mukmin yang satu dengan mukmin lainnya seperti bangunan yang saling menguatkan. Semoga kejadian ini menjadi kekuatan bagi sekolah untuk terus berkembang dalam mendidik generasi yang beriman dan bertakwa secara kaffah,” tutur Ali.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menyerahkan bantuan secara simbolis dan memberikan tausiyah kepada seluruh hadirin. Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui Lazismu Jawa Tengah untuk mempercepat proses penyelesaian pembangunan sekolah.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melaksanakan pentasyarufan Lazismu Jawa Tengah untuk MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan. Sekolah ini sempat mengalami musibah ambruknya atap ruang kelas. Insyaallah Allah akan membalas dengan yang lebih baik. Lazismu Jawa Tengah membantu sebesar Rp50 juta, mudah-mudahan dapat menambah percepatan penyelesaian pembangunan sehingga sekolah segera dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Kyai Tafsir.

Ia menambahkan bahwa pembangunan yang kini memasuki tahap akhir diharapkan segera selesai sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman. Menurutnya, MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang saleh, salehah, berilmu, dan berakhlak mulia.

Penyaluran bantuan ini menjadi wujud sinergi Muhammadiyah dalam merespons kebutuhan amal usaha yang terdampak musibah. Melalui kolaborasi PWM Jawa Tengah, Lazismu Jawa Tengah, PDM Sragen, PCM Sambungmacan, dan dukungan berbagai pihak, proses pemulihan sekolah dapat berlangsung lebih cepat.

Lazismu Jawa Tengah berharap bantuan tersebut dapat mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas pendidikan sehingga aktivitas belajar mengajar kembali berjalan optimal. Semangat gotong royong yang ditunjukkan berbagai elemen Muhammadiyah dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap dunia pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berkemajuan.