Muhammadiyah Cilacap Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Bantuan air bersih cilacap

Cilacap – Muhammadiyah Cilacap terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Melalui Kantor Layanan Lazismu Kawunganten, bekerja sama dengan MDMC Cilacap dan UPTD BPBD Kabupaten Cilacap, Muhammadiyah menyalurkan bantuan air bersih tahap pertama kepada warga di Desa Bojong dan Desa Mentasan, Kecamatan Kawunganten, pada Senin (3/8/2026).

Baca juga : Kemarau Melanda Wonosegoro, Lazismu dan MDMC Boyolali Salurkan 16.000 Liter Air Bersih

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cilacap, musim kemarau tahun ini menyebabkan krisis air bersih di 12 kecamatan dengan jumlah warga terdampak mencapai 20.622 jiwa. Sebagai respons atas kondisi tersebut, Muhammadiyah menyalurkan 10.000 liter air bersih yang dimanfaatkan oleh 92 kepala keluarga (307 jiwa) di dua desa tersebut.

Manajer Lazismu Cilacap, Budi Santoso, mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan wujud nyata semangat gotong royong Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Lazismu Cilacap, MDMC Cilacap, dan BPBD Kabupaten Cilacap, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilanjutkan ke sejumlah wilayah yang masih mengalami krisis air bersih, di antaranya Desa Ujungalang Kecamatan Kampunglaut, Desa Layansari Kecamatan Gandrungmangu, Desa Cimrutu Kecamatan Patimuan, serta beberapa desa di Kecamatan Wanareja dan Kecamatan Dayeuhluhur.

Melalui sinergi antarlembaga, Muhammadiyah Cilacap berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi dampak musim kemarau.