SEMARANG — Samsudin, S.Sos., M.M., dari Lazismu Jawa Tengah meraih penghargaan Terbaik 1 kategori Amil Terbaik pada Lazismu Award 2026. Penghargaan ini menjadi salah satu capaian Jawa Tengah dalam rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Semarang.
Dalam daftar penerima penghargaan, Samsudin menempati posisi terbaik pada kategori yang turut menominasikan M. Amirul Ramli dari Sumatera Barat dan Amir Ma’sum, S.T., dari Jawa Timur. Namanya juga tercatat sebagai peraih Terbaik 1 pada kategori Amil Wilayah/Daerah Terbaik.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Lazismu Jawa Tengah sekaligus momentum untuk meneguhkan peran amil dalam menjaga amanah masyarakat. Amil memiliki tanggung jawab penting dalam menghubungkan kepedulian para donatur dengan kebutuhan penerima manfaat melalui pelayanan dan pengelolaan dana yang profesional.
Penghargaan bagi amil juga memberikan ruang apresiasi terhadap sumber daya manusia yang menjalankan gerakan filantropi Islam. Di balik penghimpunan, penyaluran, dan pelaporan, terdapat peran amil yang memastikan setiap proses berjalan dengan tertib serta berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.
Semangat peningkatan kualitas amil menjadi salah satu perhatian dalam Muhammadiyah Zakat Summit 2026. Rangkaian kegiatan ini menghadirkan Sekolah Amil yang diikuti 121 peserta, Simposium, Forum Tata Kelola Nasional, dan Rapat Kerja Nasional.
Melalui rangkaian tersebut, Lazismu mendorong penguatan kompetensi, pertukaran pengalaman, serta penyelarasan arah gerakan. Profesionalisme sumber daya manusia menjadi fondasi untuk membangun lembaga yang akuntabel dan mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam pembukaan kegiatan, Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, menekankan pentingnya setiap amil mengingat tugas, tanggung jawab, dan amanah yang diemban. Seluruh langkah serta keputusan organisasi diharapkan senantiasa berlandaskan semangat Al-Ma’un dan keberpihakan kepada fakir miskin.
Pesan tersebut memberikan makna bagi penghargaan yang diterima Samsudin. Prestasi menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat kerja bersama, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Lazismu.
Penghargaan Amil Terbaik 2026 ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh amil Lazismu Jawa Tengah untuk mengembangkan kompetensi dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik. Dengan amil yang kompeten serta tata kelola yang kuat, manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat terus diperluas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.










Tinggalkan Komentar