WONOSOBO – LAZISMU Jawa Tengah bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Sitieng, Kabupaten Wonosobo, Ahad (13/9/2026). Bantuan berupa dana sebesar Rp35 juta tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, LAZISMU Jawa Tengah berperan sebagai pendukung pendanaan program, sementara PWM Jawa Tengah secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, LAZISMU Wonosobo, serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Wonosobo sebagai tim pendukung di lapangan.
Kebakaran yang terjadi di Desa Sitieng mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 17 rumah terdampak kebakaran, dengan 11 rumah mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar. Dari jumlah tersebut, terdapat 6 rumah milik jamaah Muhammadiyah yang turut menjadi korban terdampak.
Selain kerugian materi, musibah tersebut juga menyebabkan satu warga mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan lebih dari 54 persen sehingga membutuhkan penanganan dan perhatian khusus.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen LAZISMU Jawa Tengah dalam menghadirkan kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Melalui kolaborasi bersama PWM Jawa Tengah dan berbagai unsur Muhammadiyah di daerah, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban korban dalam proses pemulihan pascabencana.
Perwakilan PWM Jawa Tengah menyampaikan bahwa kehadiran Muhammadiyah dalam situasi kebencanaan merupakan bentuk kepedulian dan semangat untuk saling membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah untuk hadir bersama masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan meringankan beban para korban,” ungkapnya.
Sementara itu, dukungan LAZISMU Jawa Tengah dalam penanganan bencana menjadi bagian dari peran lembaga dalam mengoptimalkan dana sosial untuk berbagai kebutuhan kemanusiaan. Tidak hanya pada tahap tanggap darurat, LAZISMU juga terus mendorong berbagai upaya pemulihan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitasnya.
Melalui sinergi antara LAZISMU, PWM Jawa Tengah, PDM Wonosobo, LAZISMU Wonosobo, dan MDMC Wonosobo, bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata gerakan Muhammadiyah dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana. LAZISMU Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung program kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai aksi kepedulian sosial.










Tinggalkan Komentar